Semua yang Diberikan Bapa Tidak Akan Hilang
Ayat Firman
Yohanes 6:37-40
“Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.”
Konteks
Yohanes 6:37-40 berada dalam konteks pidato "Roti Hidup" (6:22-71) yang terjadi di Kapernaum setelah mukjizat pemberian makan lima ribu — sebuah peristiwa yang membangkitkan harapan mesianik pada orang banyak yang ingin menjadikan Yesus raja (6:15). Kata "diberikan" (δεδωκέν, dedōken) adalah perfect tense menunjukkan tindakan pemberian yang sudah selesai dan berlanjut efeknya — pemberian umat dari Bapa kepada Anak adalah keputusan kekal. Frasa "tidak akan Kubuang" (οὐ μὴ ἐκβάλω, ou mē ekbalō) menggunakan double negative terkuat dalam bahasa Yunani — penolakan absolut. Ayat 39 menggunakan pasif "tidak ada yang hilang" (ἵνα μὴ ἀπολέσω ἐξ αὐτῶν, hina mē apolesō) yang menempatkan tanggung jawab pemeliharaan pada Kristus. Konteks pengumpulan orang banyak yang ingin menjadikan Yesus raja politik membuat pernyataan ini semakin tajam: Yesus menegaskan kerajaan-Nya bukan bersifat politis tetapi bersifat keselamatan dari dosa dan maut.
Renungan
Ayat ini adalah salah satu pernyataan paling jelas tentang kedaulatan Allah dalam keselamatan di seluruh Injil. Tuhan Yesus berkata: "Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku." Perhatikanlah urutan dan kepastiannya. Ada umat yang Bapa berikan kepada Anak sejak kekal, dan mereka semua pasti akan datang. Tidak ada satu pun yang gagal datang. Lalu ditambahkan janji yang melegakan: "barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang." Bagi setiap orang yang datang dengan iman, ada jaminan mutlak bahwa ia tidak akan pernah ditolak.
Kristus kemudian menyatakan tujuan kedatangan-Nya, yaitu melakukan kehendak Bapa: "Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman." Inilah pemeliharaan orang kudus. Tidak satu pun dari umat pilihan akan hilang. Keselamatan kita aman bukan karena cengkeraman kita pada Kristus, melainkan karena cengkeraman Kristus pada kita, atas dasar kehendak Bapa yang tak dapat digagalkan. Tugas Kristus adalah menggenapi kehendak Bapa dengan sempurna, dan Ia tidak akan gagal.
Moralisme membuat keselamatan bergantung pada ketekunan dan kesetiaan kita, sehingga hidup kita penuh kecemasan. Tetapi Injil mengajarkan bahwa keselamatan berakar pada rencana kekal Allah dan dijamin oleh karya Kristus. Kita datang kepada-Nya karena Bapa memberikan kita; kita dipelihara karena Kristus berjanji tidak akan kehilangan kita; kita akan dibangkitkan karena itu kehendak Bapa. Keluarga, betapa besar penghiburan dalam doktrin ini. Anak-anak yang Tuhan berikan kepada kita untuk dibesarkan dalam iman ada di tangan-Nya. Percayakanlah mereka kepada Kristus yang berjanji tidak akan kehilangan seorang pun dari milik-Nya.
Pokok Doa
- 1Bapa yang berdaulat, terima kasih karena keselamatan kami aman di tangan-Mu.
- 2Engkau memberi kami kepada Kristus, dan Ia berjanji tidak akan membuang kami.
- 3Teguhkanlah iman kami dalam jaminan ini, dan peliharalah keluarga kami sampai hari kebangkitan.
- 4Dalam nama Yesus, amin.