Kembali

Roh yang Menghidupkan

YohanesRoh yang Menghidupkan

Ayat Firman

Yohanes 6:63-65

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

Konteks

Setelah pengajaran-Nya yang keras tentang diri-Nya sebagai roti hidup, banyak murid mengeluh dan tersinggung. Tuhan Yesus menjawab dengan menyatakan prinsip rohani yang mendalam: "Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali.

Renungan

Setelah pengajaran-Nya yang keras tentang diri-Nya sebagai roti hidup, banyak murid mengeluh dan tersinggung. Tuhan Yesus menjawab dengan menyatakan prinsip rohani yang mendalam: "Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna." Daging di sini berarti seluruh kemampuan dan usaha manusia yang alami. Sekuat apa pun manusia berusaha, ia tidak dapat menghasilkan hidup rohani dengan kekuatannya sendiri. Akal, kehendak, dan emosi yang belum diperbarui tidak mampu memahami atau menerima kebenaran ilahi. Hanya Roh Kudus yang dapat menghidupkan.

Kemudian Yesus menyatakan kebenaran yang menggetarkan tentang kedaulatan Allah dalam keselamatan: "tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya." Datang kepada Kristus, yakni beriman, bukanlah sesuatu yang dapat dihasilkan manusia dari dirinya sendiri. Iman adalah karunia Bapa. Inilah penjelasan mengapa sebagian orang percaya dan sebagian menolak: bukan karena yang satu lebih pandai atau lebih baik, melainkan karena anugerah Allah yang berdaulat yang memampukan seseorang datang. Iman bukan prestasi, melainkan pemberian.

Ini menghancurkan segala kebanggaan dan moralisme. Tidak ada seorang pun yang dapat berkata bahwa ia datang kepada Kristus karena hatinya lebih baik atau pikirannya lebih terbuka. Setiap orang percaya hanya dapat berkata: "Bapa mengaruniakannya kepadaku." Dan firman Kristus sendirilah yang menjadi sarana Roh menghidupkan kita, sebab "perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup." Keluarga, ini mengajarkan kita untuk rendah hati dan bergantung. Kita tidak dapat memaksa anak-anak percaya melalui argumen atau tekanan. Kita memberitakan firman, dan kita berdoa memohon Roh menghidupkan, sebab hanya Allah yang dapat membuat hati yang mati menjadi hidup.

Pokok Doa

  1. 1Roh Kudus, hanya Engkau yang dapat memberi hidup; usaha daging kami sia-sia.
  2. 2Karuniakanlah kepada kami dan anak-anak kami iman untuk datang kepada Kristus.
  3. 3Pakailah firman-Mu untuk menghidupkan hati kami yang mati.
  4. 4Kami bergantung sepenuhnya pada anugerah-Mu.

Navigasi

BerandaArsipPenandaTentangMutiara
Beranda