Imanuel, Allah Beserta Kita
Ayat Firman
Matius 1:21-23
“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita.”
Konteks
Dua nama diberikan kepada satu Pribadi, dan keduanya menyatakan seluruh Injil. Nama pertama: Yesus, yang berarti "Tuhan menyelamatkan", karena "Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Perhatikan dengan tepat.
Renungan
Dua nama diberikan kepada satu Pribadi, dan keduanya menyatakan seluruh Injil. Nama pertama: Yesus, yang berarti "Tuhan menyelamatkan", karena "Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Perhatikan dengan tepat dari apa Ia datang menyelamatkan: bukan terutama dari kemiskinan, bukan dari penyakit, bukan dari penjajahan, melainkan dari dosa. Inilah penyakit terdalam manusia. Pak Tong sering mengingatkan bahwa banyak orang mencari Tuhan untuk menyelesaikan masalah lahiriah mereka, padahal Kristus datang menangani akar segala masalah, yaitu dosa yang memisahkan kita dari Allah.
Nama kedua: Imanuel, "Allah menyertai kita." Inilah keajaiban yang membuat para malaikat tertegun: Allah yang kudus, yang tak terhampiri, yang dahulu hanya bisa ditemui dengan rasa gentar, kini turun menjadi manusia dan berdiam di antara kita. Dosa membuat manusia melarikan diri dari hadirat Allah, tetapi dalam Kristus, Allah justru mendekat kepada manusia berdosa. Allah tidak menunggu kita mendaki naik kepada-Nya; Ia turun kepada kita.
Kedua nama ini saling melengkapi. Karena Ia adalah Yesus yang menyelamatkan dari dosa, maka Ia dapat menjadi Imanuel yang menyertai kita; sebab dosa yang menghalangi kebersamaan dengan Allah telah dihapus-Nya. Bagi keluarga kita, ini adalah penghiburan terbesar di akhir tahun. Apa pun yang kita lalui sepanjang tahun ini — kesepian, kehilangan, ketakutan — kebenaran ini tetap kokoh: Allah menyertai kita. Bukan Allah yang jauh di atas, melainkan Allah yang dekat, yang menjadi manusia, yang mengerti pergumulan kita. Di hari-hari penutup ini, dan ke dalam tahun yang baru, kita tidak melangkah sendiri. Imanuel — Allah beserta kita.
Pokok Doa
- 1Tuhan Yesus, Engkau adalah Juruselamat yang melepaskan kami dari dosa, dan Imanuel yang menyertai kami senantiasa.
- 2Terima kasih karena Engkau turun mendekati kami yang berdosa.
- 3Tinggalah beserta keluarga kami hari ini dan sampai tahun yang baru.