Maka Menangislah Yesus
Ayat Firman
Yohanes 11:35-36
“Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"”
Konteks
Ayat terpendek dalam Alkitab juga adalah salah satu yang terdalam: "Maka menangislah Yesus." Lazarus, sahabat-Nya, telah mati, dan dua saudarinya berduka. Yesus tahu bahwa beberapa saat lagi Ia akan membangkitkan Lazarus dari.
Renungan
Ayat terpendek dalam Alkitab juga adalah salah satu yang terdalam: "Maka menangislah Yesus." Lazarus, sahabat-Nya, telah mati, dan dua saudarinya berduka. Yesus tahu bahwa beberapa saat lagi Ia akan membangkitkan Lazarus dari kematian. Namun sebelum mukjizat itu, Ia menangis. Mengapa Anak Allah yang berkuasa membangkitkan orang mati justru menangis lebih dahulu? Karena Ia sungguh-sungguh turut merasakan duka manusia. Kristus bukan Allah yang dingin dan jauh, yang memandang penderitaan kita dari kejauhan tanpa perasaan. Ia adalah Allah yang turun, yang menangis bersama yang menangis.
Orang-orang Yahudi yang melihat air mata-Nya berkata, "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!" Air mata Yesus adalah air mata kasih. Pak Tong sering menekankan bahwa salah satu kebenaran yang paling menghibur dalam iman Kristen adalah bahwa Allah kita bukan Allah yang tidak terjangkau oleh penderitaan kita. Di dalam Kristus, Allah sendiri masuk ke dalam dunia kesakitan dan air mata, dan Ia mengerti dari dalam apa artinya berduka.
Kebenaran ini memberi penghiburan besar bagi keluarga yang sedang berduka. Mungkin tahun ini ada kehilangan dalam keluarga kita — kepergian orang yang dikasihi, harapan yang kandas, luka yang dalam. Kita perlu tahu bahwa Tuhan tidak memandang air mata kita dengan acuh. Ia menangis bersama kita. Air mata kita tidak pernah jatuh tanpa diperhatikan-Nya. Dan yang lebih indah, Yesus tidak hanya menangis; Ia juga membangkitkan. Kasih-Nya yang menangis adalah kasih yang juga berkuasa. Bagi kita yang percaya, kematian bukanlah akhir, sebab Dia yang menangis bersama kita juga adalah kebangkitan dan hidup. Menjelang akhir tahun ini, jika ada hati yang remuk oleh duka, datanglah kepada Kristus yang mengerti, yang menangis, dan yang berkuasa memberi hidup.
Pokok Doa
- 1Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan Allah yang jauh, melainkan Allah yang turut menangis bersama kami.
- 2Hiburlah keluarga kami yang berduka, dan ingatkan kami bahwa Engkau yang menangis juga berkuasa membangkitkan dan memberi hidup.
- 3Bimbing keluarga kami hidup sesuai kebenaran firman-Mu setiap hari. Amin.