Tuhan Tempat Perlindunganmu
Ayat Firman
Mazmur 91:9-12
“Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu. Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.”
Konteks
"Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu." Mazmur 91 adalah salah satu mazmur perlindungan yang.
Renungan
"Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu." Mazmur 91 adalah salah satu mazmur perlindungan yang paling indah. Namun penting untuk memahaminya dengan benar. Janji perlindungan ini diberikan kepada orang yang telah menjadikan TUHAN tempat perlindungannya, yang berlindung dalam naungan Yang Mahakuasa, sebagaimana dinyatakan di awal mazmur. Perlindungan Allah bukanlah jimat ajaib yang melindungi siapa saja secara otomatis, melainkan jaminan bagi mereka yang sungguh bersandar kepada Allah. Ada syarat iman dan penyerahan. Dalam pandangan Reformed, kita memahami bahwa janji-janji Allah berlaku dalam konteks perjanjian, bagi umat yang berhubungan dengan Allah melalui iman. Perlindungan ini bukan kebebasan dari segala kesulitan, melainkan jaminan bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah dan rencana-Nya yang baik bagi kita.
Ayat 11-12 berbunyi: "Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu." Inilah ayat yang dikutip Iblis ketika mencobai Yesus di padang gurun. Iblis menyalahgunakan janji ini, menyuruh Yesus menjatuhkan diri dari bubungan Bait Allah untuk menguji apakah Allah akan menyelamatkan-Nya. Yesus menolak dengan berkata, "Jangan engkau mencobai Tuhan Allahmu." Ini mengajar kita pelajaran penting: janji perlindungan Allah bukan izin untuk bertindak sembrono atau menguji Allah. Perlindungan Allah dialami melalui ketaatan, bukan kecerobohan. Allah menjaga kita di jalan-jalan-Nya, bukan di jalan-jalan pemberontakan yang kita pilih sendiri. Pemeliharaan Allah sejati selalu sejalan dengan kehendak dan firman-Nya, bukan dengan keinginan kita yang menuntut bukti.
Ada dua kesalahan dalam memahami mazmur ini. Pertama, injil kemakmuran yang menjanjikan kebebasan total dari penderitaan bagi orang beriman, padahal Alkitab penuh dengan kisah orang benar yang menderita. Kedua, sikap meremehkan perlindungan Allah, hidup dalam ketakutan seolah-olah Allah tidak memelihara. Keseimbangan sejati adalah percaya penuh pada pemeliharaan Allah sambil tetap taat dan berhikmat. Bagi keluarga kita, renungan ini mengajar untuk bersandar pada perlindungan Allah tanpa menjadi sembrono. Ajarlah anak-anak bahwa Allah memelihara mereka, sehingga mereka tidak perlu hidup dalam ketakutan. Tetapi ajarlah juga bahwa kita tidak boleh menguji Allah dengan kecerobohan, mengharapkan Ia menyelamatkan kita dari akibat kebodohan kita sendiri. Jadikanlah TUHAN tempat perlindungan keluarga kita, berjalan di jalan-jalan-Nya, dan percayalah bahwa Ia menjaga setiap langkah kita yang taat. Sebab tidak ada perlindungan yang lebih aman daripada berada dalam kehendak Allah.
Pokok Doa
- 1Bersyukur bahwa TUHAN adalah tempat perlindungan yang aman bagi mereka yang bersandar kepada-Nya.
- 2Memohon agar kami bersandar pada pemeliharaan Allah tanpa menjadi sembrono atau menguji Dia.
- 3Mendoakan agar keluarga kami berjalan di jalan-jalan Allah dan dijaga di setiap langkah.
Bahan Renungan
Bagaimana kita dapat percaya penuh pada perlindungan Allah tanpa jatuh ke dalam kecerobohan yang menguji Dia?